Thursday, December 16, 2010
Peace, no war
Tuesday, December 7, 2010
antara semalam dan hari ini

Menyingkap hari-hari muka
Amat sayup semua di seberang sana
Hanya kuntum doa penawar nostalgia
Kutabahkan hati memendam perasaan
Hanya kerna menuntut ilmu Tuhan
Kubenam dalam jiwa sebongkah kesabaran
Hanya kerna mengharap redha Tuhan
Biarku menempuhi
semua dugaan ini
demi Nya...
Biarku ditangisi
Biarku menangisi
demi Nya...
Kenangan semalam
Bagai menggoyah sabar
Yang mengusik di memori
Kerinduan ku tercabar
Apakah harus kini
Menghenti langkah murni
Dari meniti perjuangan
Cita-cita suci
Duhai ayah bonda
Kirimkanlah doa
Biar teguh keimanan
Dalam jiwa
Janjikan kukota
Sebagai puteri berjasa
Padamu berdua
Dan pada agama
Bukan mengharap nama
Bukan menagih dunia yang fana
Hanya sebagai abdi
Pejuang kalimah suci Ilahi
Wednesday, December 1, 2010
nasihat untuk diriku

Ketika Anda terasas malas untuk melakukan ketaatan dan ibadah. Bahkan, meremehkannya. Tidak memperhatikan shalat di awal waktu. Mengerjakan shalat ketika injury time, waktu shalat sudah mau habis. Menunda-nunda pergi haji padahal kesehatan, waktu, dan biaya ada. Menunda-nunda pergi shalat Jum’at dan lebih suka barisan shalat yang paling belakang. Waspadalah jika Anda berprinsip, datang paling belakangan, pulang paling duluan. Ketahuilah, Rasulullah saw. bersabda, “Masih ada saja segolongan orang yang menunda-nunda mengikuti shaff pertama, sehingga Allah pun menunda keberadaan mereka di dalam neraka.” (Abu Daud, hadits nomor 679)
Allah swt. menyebut sifat malas seperti itu sebagai sifat orang-orang munafik. “Dan, apabila mereka berdiri untuk shalat, mereka berdiri dengan malas.”
Jadi, hati-hatilah jika Anda merasa malas melakukan ibadah-ibadah rawatib, tidak antusias melakukan shalat malam, tidak bersegera ke masjid ketika mendengar panggilan azan, enggan mengerjakan shalat dhuha dan shalat nafilah lainnya, atau mengentar-entarkan hutang puasa Ramadhan. huhu T.T
Ketika hati Anda tidak merasa lapang. Dada terasa sesak, perangai berubah, merasa sumpek dengan tingkah laku orang di sekitar Anda. Suka memperkarakan hal-hal kecil lagi remeh-temeh. Ketahuilah, Rasulullah saw. berkata, “Iman itu adalah kesabaran dan kelapangan hati.” (As-Silsilah Ash-Shahihah, nombor 554)
Ketika Anda tidak tersentuh oleh kandungan ayat-ayat Al-Qur’an. Tidak bergembira ayat-ayat yang berisi janji-janji Allah. Tidak takut dengan ayat-ayat ancaman. Tidak sigap kala mendengar ayat-ayat perintah. Biasa saja saat membaca ayat-ayat pensifatan kiamat dan neraka. Hati-hatilah, jika Anda merasa bosan dan malas untuk mendengarkan atau membaca Al-Qur’an. Jangan sampai Anda membuka mushhaf, tapi di saat yang sama melalaikan isinya.
Ketika Anda melalaikan Allah dalam hal berdzikir dan berdoa kepada-Nya. Sehingga Anda merasa berdzikir adalah pekerjaan yang paling berat. Jika mengangkat tangan untuk berdoa, secepat itu pula Anda menangkupkan tangan dan menyudahinya. Hati-hatilah! Jika hal ini telah menjadi karakter Anda. Sebab, Allah telah mensifati orang-orang munafik dengan firman-Nya, “Dan, mereka tidak menyebut Allah kecuali hanya sedikit sekali.” (An-Nisa:142)
ego dan sensitiviti
Terlalu dalam untuk pergi
Tuesday, November 30, 2010
mungkin tak sesuai untuk sekarang..
Saturday, November 20, 2010
Dzulhijjah yang barakah...
Friday, November 12, 2010
h a t i yang merasa

“Sesungguhnya di dalam hati terdapat sebuah keterasingan yang tak mampu diubati kecuali dengan menyendiri bersama Allah Taala.
Di dalam hati juga ada sebuah kesedihan yang tak akan mampu diseka kecuali oleh kebahagiaan yang tumbuh kerana mengenal Allah beserta ketulusan hubungan denganNya.
Pun di dalam hati ada sebuah kegelisahan yang takkan mampu ditenangkan kecuali dengan berhimpun kerana Allah dan pergi meninggalkan kegelisahan itu menuju Allah.
Di dalam hati juga ada suatu tuntutan kuat yang tidak akan terhenti sehinggalah Allah menjadi satu-satunya matlamat dan cita-cita.
Di dalam hati juga ada suatu keperluan yang takkan pernah terpenuhi kecuali dengan cinta-Nya, mengingati-Nya, beserta keikhlasan yang tulen terhadap-Nya.
Bahkan jika hati ini DIBERI DUNIA SELURUHNYA BESERTA SEGALA ISINYA, keperluan itu tetap tidak terpenuhi selagi tidak mengharap penuh kepada Allah Taala"
Ibnu Qayyim al-Jauzi
penuhi dengan selayaknya
teringin lihat rupa hamster sy...

